Senin, 26 Maret 2012

menunjukkan larutan asam, basa, dan netral


Menunjukan Larutan Asam, Larutan Basa, dan Larutan Netral




A.   Tujuan : Membedakan larutan asam , larutan basa, dan larutan netral menggunakan indicator asam-basa dan pH-meter.
  1. Tgl praktikum : 6 Januari 2011
  2. Tgl selesai        : 6 Januari 2011
  3. Alat & bahan   :
1)      Gelas kimia                 10 buah
2)      pH-meter                     1 buah
3)      Lakmus merah             10 lembar
4)      Lakmus biru                10 lembar                   
5)      Lap tangan                  1 buah
6)      Air sabun                     50 ml
7)      Air tanah                     50 ml
8)      Air got                         50 ml
9)      Air jeruk                      50 ml
10)  Larutan garam             50 ml
11)  Larutan ammonia        50 ml
12)   Alcohol                      50 ml
13)  Air kapur                     50 ml
14)  Air suling                    50 ml
15)  Cuka                            50 ml

  1. Langkah Kerja :
1.      Pastikan alat-alat yang akan anda gunakan telah bersih, dengan mengelapnya dengan lap yang ada.
2.      siapkan 10 gelas kimia untuk masing-masing bahan yang akan di uji.
3.      tuangka masing- masing bahan yang ada ke dalam gelas kimia tersebut.
4.      tes bahan-bahan tersebut dengan lakmus yang telah tersedia. Catat hasilnya.
5.      tes kedua dengan menggunakan pH-meter. Celupkan pH-meter ke masing-masing bahan yang terdapat dal gelas ukur. Catat hasilnya.
  1. Hasil Pengamatan :
No.
Sample
Lakmus merah
Lakmus biru
Sifat sampel
Hasil ukur pH-meter
1
Air sabun
Biru
Biru
Basa
10,8
2
Air tanah
Merah
Merah
asam
6,6
3
Air got
Merah
Merah
Asam
10,3
4
Air jeruk
Merah
Merah
Asam
3,2
5
Larutan garam
Merah
Biru
Netral
7
6
Larutan ammonia
Biru
Biru
Basa
12,1
7
Alcohol
Merah
Biru
Netral
7
8
Air kapur
Biru
Biru
Basa
12,3
9
Air suling
Merah
Biru
Netral
7
10
Cuka
Meah
Merah 
Asam
3,5

  1. Jawaban Pertanyaan :
2. hasil pengujian kertas lakmus dengan pH-meter banyak yang sama atau denga kata lain dapat di katakana sejalan, namun ada beberapa yang tak sejalan hal ini dimungkinkan karan penggunaan alat yang kurang steril.
  1. Kesimpulan:
Suatu larutan dapat diuji asam atau basa menggunakan alat, seperti indicator asam-basa dan pH-meter. Suatu larutan dikatakan apabila pH-nya dibawah 7 dan larutan basa pHnya di atas 7.


laporan praktikum kimia titrasi asam basa


Percobaan


1.      Judul Percobaan          :           TITRASI ASAM BASA

2.      Tujuan Percobaan        :          
Menentukan Konsentrasi Larutan dengan Menggunakan Larutan Baku

3.      Teori Singkat               :          
Konsentrasi suatu larutan dapat ditentukan berdasarkan konsentrasi zat lain. Larutan yang digunakan untuk menentukan konsentrasi larutan yang lain disebut larutan baku, di mana konsentrasi larutan ini diketahui secara pasti.

Proses penentuan konsentrasi larutan dengan cara ini disebut titrasi. Dan jika pasangan larutan yang digunakan dalam proses ini adalah larutan asam dan basa, maka proses ini disebut titrasi asam – basa. Misalnya, menentukan konsentrasi larutan HCl dengan menggunakan larutan baku NaOH.

Proses titrasi dilakukan dengan penggunaan perangkat alat titrasi seperti pada gambar :























4.      Alat dan Bahan           :          
a.       Alat yang digunakan :
§  Statif
§  Buret
§  Gelas Erlemeyer
§  Pipet tetes

b.      Bahan yang digunakan :
§  Larutan NaOH
§  Larutan HCl

5.      Langkah Kerja                        :
a)      Masukkan 20 mL larutan HCL dan 3 tetes indicator fenolflatelin ke dalam sebuah Erlenmeyer
b)      Isi buret dengan larutan NaOH 0,1 M hingga garis 0 mL
c)      Tetesi larutan HCLl dengan laarutan NaOH. Penetesan harus dilakukan secara hati hati dan erlemeyar terus menerus diguncangkan. Penetesan di hentikian saat terjadi perubahan warna yang tetap, yaitu menjadi merah muda.
d)     Ulangi prosedur diatas hingga diperoleh 3 data yang hampir sama.
6.      Pengamatan                 :

No.
Volum larutan HCl yang digunakan
Volum larutan NaOH yang digunakan


1
20 mL
19 mL

2
20 mL
22 mL

3
20 mL
38 mL
























7.      Analisi data/pertanyaan :
1)      Tentukan volum rata rata larutan NaOH yang digunakan
2)      Tentukan jumlah mol NaOH yang digunakan
3)      Tentukan jumlah mol HCl berdasarkan perbandingan koefisien reaksi
NaOH(aq) + HCl(aq)            NaCl(aq) +
4)      Tentukan kemolaran larutan HCl tersebut
5)      apa yang anda simpulkan dari kegiatan ini


8.      jawaban;
1)      19+22+38 =26,33
      3
2)      n NaOH
n = M . V
n = 0,1  x 26,33
  = 2,633

3)      n HCl =  x 2,633 = 2,633
4)      M HCl
M= =
                         M= 0,13165
                         M= 0,13
                        

Kesimpulan :

Dari hasil pengamatan dapat disimpulkan bahwa untuk menentukan konsentrasi HCl diperlukan konsentrasi NaOH yang telah ditentukan secara pasti dan volume NaOH sendiri. Di mana volume NaOH ditentukan dari banyaknya NaOH yang diperlukan untuk menjadikan larutan HCl tepat merah pada proses titrasi.







DAFTAR PUSTAKA
Google.com
Purba,Michel.2006kimia .jilid 2b untuk SMA kelas XI semester 2.jakarta:erlangga